Jakarta, Intra62.com – TNI Angkatan Darat (AD) mengirimkan lebih banyak pasukan alat berat untuk dikirim ke daerah bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Kendaraan alat berat dikirim untuk mempercepat proses pembersihan lumpur yang disebabkan oleh banjir bandang dan tanah longsor di jalanan, institusi pendidikan, dan rumah yang mengendap.
Di dermaga Satuan Angkutan Perairan (Satangair) TNI AD di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Menko Polkam Djamari Chaniago secara langsung mengawasi pengiriman alat berat.
Saat jumpa pers di lokasi, Maruli menyatakan, “Kami akan berkomitmen terus berlanjut untuk membantu penanggulangan bencana ini untuk mendukung tugas pemerintah.”
Bahwa kapal Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI) mengirimkan 18 escavator, 3 escavator long arm, dan 7 bulldozer.
Selain itu, kapal milik TNI AD itu juga mengangkut dua puluh mobil pengolahan air atau pengolahan air untuk dikirim ke lokasi bencana.
Maruli menjelaskan bahwa mobil ini mengubah air kotor menjadi air bersih, memungkinkan pengungsi menggunakan air ini untuk kebutuhan sehari-hari.
Marili kemudian menyatakan bahwa kapal tersebut akan melintasi wilayah Kodam Iskandar Muda di Aceh, Kodam Bukit Barisan di Sumatera Utara, dan Kodam Tuanku Imam Bonjol di Sumatera Barat.
Alat berat akan dikirim ke lokasi bencana di Sumatera Utara dari kodam tersebut.
Marili menyatakan bahwa bantuan akan terus dikirim untuk mempercepat pemulihan daerah setelah bencana.
Maruli berharap bantuan ini akan memudahkan pemulihan infrastruktur yang rusak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Baca Juga : Logistik Kosong Bencana Tidak Benar Bantah TNI
Baca Juga : Anak-anak Yang Menjadi Korban Bencana Di Aceh Menerima Terapi Trauma Dari TNI AL.
(Red).
