Jakarta, Intra62.com – Kementerian Sosial Indonesia (Kemensos) menggandeng Indonesia Corruption Watch (ICW) untuk menghentikan korupsi dalam program Sekolah Rakyat dan pengadaan barang dan jasa.
Kami berbicara panjang lebar dengan semangat yang sama. Program strategis Pak Presiden Prabowo tidak boleh dikotori dengan korupsi. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan pada Jumat di Kantor ICW di Jakarta bahwa apa yang disampaikan oleh ICW menjadi masukan yang sangat berharga bagi Kementerian Sosial.
Gus Ipul menyatakan bahwa semua data dan informasi yang diberikan oleh ICW akan digunakan Kemensos untuk memperbaiki dan mengurangi korupsi dalam pengadaan barang dan jasa.
Menurutnya, “Ini adalah peringatan dan ini harus kita terima dengan menindaklanjuti beberapa hal.”
Baca Juga : Wali Kota Menyatakan Bahwa Pembangunan Sekolah Rakyat Medan Mencapai 73%.
Mensos memastikan bahwa seluruh jajarannya berkomitmen untuk menindaklanjuti, mendalami, dan mengambil tindakan nyata untuk mencegah dan menghindari seluruh praktik yang tidak etis.
Dia menyatakan bahwa Sekolah Rakyat akhirnya sesuai dengan tujuan Bapak Presiden, yaitu memberikan pendidikan dalam lingkungan yang berkualitas untuk keluarga paling tidak mampu.
Gus Ipul menyatakan bahwa Kementerian Sosial memberikan kesempatan kepada semua orang untuk melihat, mengkritik, dan memberi saran tentang program-programnya.
Ia menyatakan bahwa pihaknya terbuka untuk kritik dan rekomendasi dari masyarakat.
Kami sangat terbuka untuk kritik dari pihak mana pun. Gus Ipul menyatakan bahwa apa yang disampaikan oleh ICW dilengkapi dengan data yang sangat akurat.
Dia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, khususnya ICW, yang telah memberikan kritik, saran, dan data pendukung kepada Kementerian Sosial.
Gus Ipul juga meminta karyawan Kemensos terus meningkatkan integritas dan tata kelola, mengingatkan bahwa tidak ada tempat untuk korupsi.
Sementara itu, Almas Sjafrina, Pelaksana Tugas (Plt) Koordinator ICW, menyatakan bahwa karena fokus ICW pada sektor pendidikan, dia berkomitmen untuk mengawasi program strategis pemerintah, seperti Sekolah Rakyat.
Almas menyatakan, “Jadi, harapan kami dengan melalui peran pengawasan ICW, mulai dari kajian, pemantauan, dan sebagainya, kami ingin menjaga agar anggaran dan semua program pemerintah tidak bocor dan semaksimal mungkin untuk pendidikan publik.”
( Red )
