Jakarta, Intra62.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa programMakan Bergizi Gratis (MBG) sangat penting untuk memerangi kelaparan dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.
Ada juga orang yang tidak setuju dengan MBG. Mereka seharusnya hadir. Saya bertanya kepada petani nelayan. Apakah MBG diperlukan atau tidak?
Saat berpidato di puncak Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Prabowo bertanya kepada anak-anak, “Tanya anak-anak, MBG perlu atau tidak?”
Pemerintah harus memperhatikan kebutuhan pangan yang penting dan orang pintar mengatakan bahwa tidak ada yang lebih menakutkan dari perut lapar.
Saya pikir tidak ada yang lebih menakutkan dari perut lapar; orang yang lapar itu akan mati jika mereka tidak menerima makanan segera.
Beberapa lembaga internasional telah memperingatkan bahwa angka kelaparan di seluruh dunia mungkin telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Jumlah orang yang kelaparan di seluruh dunia terus meningkat, jadi setiap negara harus meningkatkan ketahanan pangan domestiknya.
Produksi pangan Indonesia yang meningkat dan mulai mencatat surplus pada beberapa komoditas membuat Indonesia berada dalam posisi yang lebih baik saat ini.
Kondisi ini memberi Indonesia kesempatan untuk membantu negara lain yang membutuhkan pasokan makanan dan pupuk.
Dinilai bahwa program MBG dapat membantu penyerapan produk pertanian dan perikanan dalam negeri, selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Pemerintah akan terus menjaga ketahanan pangan nasional untuk mencegah krisis pangan global. (Red).
