• Thu. May 7th, 2026

Geopark Mentawai-Silokek Mungkin Menjadi Wisata Komprehensif di Sumbar.

ByBunga Lestari

May 7, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Pemprov Sumatera Barat mengatakan bahwa keberadaan Geopark di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Silokek di Kabupaten Sijunjung dapat menjadi paket wisata yang lengkap untuk Ranah Minang.

Di Padang, Kamis, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Lila Yanwar menyatakan bahwa pengembangan geopark adalah solusi jika ingin menggabungkan wisata pendidikan, penelitian, dan lainnya.

Lila menyatakan bahwa di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Sijunjung terdapat dua geopark yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Provinsi Sumbar. Terutama, geopark Sijunjung, yang saat ini dianggap sebagai kandidat kuat dari Indonesia dan sedang dalam proses penilaian internasional.

Geopark Silokek di Kabupaten Sijunjung, yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar, saat ini berusaha untuk menjadi UNESCO Global Geopark pada tahun 2026.

Kawasan ini berada di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan dan terkenal dengan bentang alam karstnya yang menakjubkan yang terdiri dari tebing-tebing kapur, ngarai, atau lembah, serta gua yang terbentuk akibat proses geologis yang terjadi jutaan tahun yang lalu.

Silokek memiliki keragaman geologi yang luar biasa karena formasi batuan karstnya yang unik. Wilayah ini memiliki berbagai geosite seperti tebing karst Silokek, gua alami yang dihiasi dengan stalaktit dan stalagmit, dan struktur geologi yang mencerminkan sejarah pembentukan Pulau Sumatera.

Lila Yanwar mengatakan, “Lanskap ngarai yang terbentuk oleh erosi Sungai Batang Kuantan menjadi daya tarik visual sekaligus objek penelitian geologi dan geomorfologi.”

Secara keseluruhan, Geopark Silokek memiliki keunggulan kompetitif sebagai destinasi wisata berbasis konservasi dan edukasi yang memiliki kapasitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

Dia percaya bahwa pariwisata komprehensif akan tumbuh di Ranah Minang jika Geopark Silokek dan Mentawai mendapatkan pengakuan UNESCO dan pengakuan nasional.

Ia percaya bahwa kemajuan dua geopark ini akan sangat dibantu oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan kementerian pendidikan.

Selain itu, dia menyatakan bahwa keberadaan dua geopark tersebut akan berfungsi sebagai pintu masuk utama bagi wisatawan asing untuk mengunjungi Ranah Minang, yang secara langsung akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi baik daerah maupun pusat.

Baca Juga : Pemprov Kalsel Memperkuat Tata Kelola Air Menghadapi Perubahan Iklim.

Baca Juga : Pemprov Bengkulu Menekankan OPD Tidak Boleh Terlibat Pungli atau Gratifikasi.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/