Jakarta, Intra62.com, Pada Hari Buruh Internasional, harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di sejumlah SPBU tetap stabil, tetapi harga beberapa produk telah naik sejak pertengahan April 2026.
Harga BBM di SPBU Pertamina di wilayah Jakarta adalah sebagai berikut, menurut laman resmi Pertamina di Jakarta pada Jumat:
Harga Pertalite adalah Rp10.000 per liter,
dengan subsidi solar sebesar Rp6.800 per liter.
Pertamax adalah Rp12.300 per liter,
sedangkan Pertamax Turbo adalah Rp19.400 per liter (naik dari Rp13.100 per liter),
Pertamax Green adalah Rp12.900 per liter,
dan Pertamina Dex adalah Rp23.600 per liter (naik dari Rp14.200 per liter).
Harga BBM untuk SPBU bp juga dicatat tidak akan berubah mulai 1 Mei 2026. Berikut rinciannya:
BP Ultimate adalah 12.930 rupiah per liter.
BP 92 dihargai 12.390 rupiah per liter,
dan BP Ultimate Diesel dihargai 25.560 rupiah per liter.
Sementara itu, karena keterbatasan stok di beberapa jenis BBM, SPBU Shell dan Vivo belum melakukan penyesuaian harga sejak awal Maret 2026.
Per 1 Maret 2026, harga BBM di SPBU Shell adalah:
Harga Shell Super adalah 12.390 rupiah per liter, dan harga V-Power Diesel adalah 14.620 rupiah per liter.
Per 1 Maret 2026, harga BBM di SPBU Vivo adalah:
Harga diesel Primus adalah 14.610 per liter, dan harga Revvo 92 dan 95 adalah 12.390 per liter.
Hingga saat ini, dilaporkan bahwa SPBU Shell mengalami kekurangan stok BBM, sementara SPBU Vivo juga mengalami kekurangan stok untuk beberapa jenis bahan bakar seperti RON 95 dan solar.
Baca juga : Menteri Maman: UMKM Tidak Terpengaruh Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi.
( Anisa-red )
