• Thu. Jun 4th, 2026

Kementerian Ekraf Mendukung IFEX, yang Menghubungkan Furnitur Lokal ke Pasar Internasional.

ByBunga Lestari

Mar 6, 2026

Jakarta, Intra62.com – Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) berkomitmen untuk menyelenggarakan Indonesia International Furniture Expo (IFEX) pada tahun 2026 untuk membantu mempercepat subsektor kriya dan desain produk lokal ke pasar global.

Di Jakarta, Jumat, Menteri Ekraf Teuku Riefky menyatakan, “Kementerian Ekraf ingin memastikan bahwa pegiat industri kreatif tidak hanya unggul dari sisi produksi, tetapi juga berdaya saing untuk segi desain, keberlanjutan bahan baku, serta strategi pemasaran global.”

Menteri Ekraf menyatakan bahwa furnitur Indonesia dapat menjadi pemain utama di pasar global dengan ekosistem yang kuat.

Menurutnya, IFEX 2026 akan meningkatkan ekspor furnitur dan kerajinan Indonesia.

Teuku Riefky menyatakan bahwa acara ini menunjukkan bahwa industri furnitur adalah salah satu subsektor ekonomi kreatif dengan daya saing kuat dan kontribusi besar terhadap ekspor nasional.

Dia menyatakan bahwa pameran seperti IFEX memungkinkan para desainer dan pegiat industri furnitur Indonesia untuk menunjukkan inovasi, kualitas, dan inovasi kepada pengunjung internasional.

Menteri Ekraf Teuku Riefky menyatakan, “Kementerian Ekraf akan terus mendukung produk furnitur nasional agar semakin dikenal dan diminati pasar global.”

IFEX adalah pameran furnitur dan kerajinan rumah berskala internasional yang memungkinkan desainer, asosiasi, pemerintah, dan pegiat industri furnitur dan kerajinan Indonesia bekerja sama untuk mendorong pertumbuhan industri furnitur yang berkelanjutan. Pembeli, importir, distributor, dan pegiat bisnis lainnya juga berpartisipasi dalam acara ini.

IFEX 2026 dirancang oleh PT Dyandra Promosindo dan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) dan akan berlangsung dari tanggal 5 hingga 8 Maret 2026.

Tahun sebelumnya, IFEX dianggap berhasil dalam memperluas jaringan dan meningkatkan eksposur pasar dari beberapa negara seperti Eropa, AS, Tiongkok, Australia, dan India.

Selain itu, IFEX mencatat transaksi senilai USD 350 juta dengan partisipasi 500 eksibitor pada tahun 2025.

Kementerian Ekraf akan mendukung IFEX 2026 dengan membangun booth yang menampilkan enam merek kriya lokal: Abbacraft, Craftote, El Art, Lumosh Living, Manamu, dan Passion of Art Indonesia (POAI).

Dengan bantuan proyek RaRe (Rattan Refreshed & Regeneration), desainer produk dan industri manufaktur rotan dapat bekerja sama dalam upaya kreatif.

Baca Juga : Ribuan PPKS Menerima Bantuan Senilai Rp592 Duta Dari Kementrian Sosial.

Baca Juga : Kementrian Pangan: Nasib Produktivitas Lahan Ditentukan Oleh Benih Berkualitas Tinggi.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/