Jakarta, Intra62.com –
Menurut Mayjen Yusri Nuryanto, Komandan Pusat Polisi Militer TNI, konflik yang terjadi di Mappi, Papua Selatan, telah diselesaikan melalui mediasi.
Saat ditemui di Mabes TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat, dia menyatakan, “Sudah diselesaikan dan dimediasi antara TNI dan Polri. Demikian ya.”
Sejauh ini, proses mediasi telah diselesaikan di tingkat polisi militer TNI AD wilayah setempat, kata dia.
Dia menjawab ketika ditanya tentang alasan perselisihan antara personel TNI dan Polri.
Ini mungkin karena ketidakjelasan. Jadi biasa, tentara saat ini mungkin masih muda. Terkadang energinya terlalu banyak, menyebabkan miskomunikasi muncul. Tapi itu sudah selesai, katanya.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (13/2) di area 2 Yonif TP 819/PIBP, Distrik Obaa.
Permulaan peristiwa adalah ketika pengendara motor beberapa kali melewati markas Yon TP sambil mengeraskan suara kenalpot dan mengucapkan kata-kata kasar dari 6 hingga 11 Februari.
Personel jaga Yon TP menghentikan salah satu pengendara sepeda motor pada Kamis dini hari untuk memeriksanya karena diduga terlibat dalam pelemparan kata-kata kasar tersebut.
Pimpinan Yon TP dan Polres Mippa kemudian bertemu dan mencapai konsensus untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Namun, tidak lama setelah pertemuan itu, sejumlah besar orang mendatangi markas satuan dan mulai melemparkan bebatuan. Kerusuhan itu juga terjadi dan menjadi viral di media sosial.
Baca Juga : Penjelasan Diberikan Oleh Anggota TNI-Polri Mengenai Penangkapan Pedagang Es Gabus.
(Red).
