Jakarta, Intra62.com – Kereta api commuter line (KRL) Yogyakarta KA 721 sempat terhenti di Stasiun Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) karena gempa bumi tektonik magnitudo (M) 5,7 yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa pukul 08.20 WIB.
Menurut Feni Novida Saragih, Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, seluruh perjalanan kereta api dihentikan sementara sebagai prosedur keselamatan pascagempa. Seluruh perjalanan kembali berjalan normal pada pukul 08.48 WIB.
Seperti yang dikonfirmasi Feni di Yogyakarta, Selasa, “Pemeriksaan prasarana pascagempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga.”
Ia menyatakan bahwa tim lapangan KAI Daop 6 Yogyakarta secara langsung memeriksa seluruh infrastruktur perkeretaapian, termasuk jalur rel, jembatan, dan fasilitas pendukung lainnya.
Dia menyatakan bahwa perjalanan kereta api diizinkan kembali setelah hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh jalur dan lintasan aman.
Selama pemeriksaan, Feni mengatakan bahwa sebanyak 16 perjalanan kereta api sempat berhenti sementara. Ini termasuk KA 712 dan KA 721 dari Yogyakarta ke Palur.
Salah satu penumpang KRL KA 721 Intan Martha B mengatakan bahwa keretanya sempat berhenti saat tiba di Stasiun Maguwoharjo.
Penghentian perjalanan diumumkan kepada penumpang melalui pengeras suara di dalam kereta.
Karyawan BUMN dari Solo mengatakan, “Gempa tidak terasa, tapi saya tahu dari pengumuman di kereta bahwa kereta tidak bisa jalan karena gempa sehingga perlu dilakukan pengecekan jalur kereta.”
Dia mengatakan bahwa kereta berhenti selama sekitar dua puluh lima menit sebelum kembali berjalan.
Sebelum ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa gempa bumi tektonik bermagnitudo M5,7 terjadi pada pukul 08.20 WIB. Episenternya berada di darat pada kedalaman 122 kilometer, 24 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur.
Gempa dengan intensitas II MMI dirasakan di wilayah DIY, dan dinyatakan tidak berpotensi tsunami.
Baca Juga : BMKG: Sepanjang Tahun 2025, 5.141 Gempa Terjadi Ditanah Papua.
Baca Juga : Lebih Dari Sepuluh Gempa Susulan Terjadi Di Jepang Setelah Gempa Dengan Magnitudo 7,5.
(Red).
