Jakarta, Intra62.com – Untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah meningkatkan pasokan air bersih melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Karang Baru.
Karena SPAM Karang Baru sangat penting, terutama untuk RSUD Aceh Tamiang, menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa menanganinya harus menjadi prioritas utama.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih Kabupaten Aceh Tamiang setelah bencana.
Dengan menggunakan metode Design and Build, Kementerian PU mempercepat penanganan SPAM Karang Baru. Ini termasuk membangun instalasi pengolahan air (IPA) dan reservoir baru untuk meningkatkan kapasitas dan keandalan sistem. Diperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk menyelesaikannya.
Untuk menjaga pasokan air bersih, terutama ke RSUD Aceh Tamiang, Kementerian PU telah melakukan tindakan penanganan sementara sebelum pembangunan selesai. Tindakan ini termasuk memperbaiki sarana penyediaan air minum saat ini yang dikelola oleh PDAM Tirta Tamiang dan mengoptimalkan pemanfaatan instalasi pengolahan air (IPA) mobile.
Menurut Dewi Chomistriana, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, SPAM Karang Baru akan ditangani secara menyeluruh dengan meningkatkan kapasitas dan kualitas pengolahan air.
Dewi menyatakan bahwa pancang perdana telah dipasang dan pembangunan reservoir 1.000 meter kubik telah dimulai.
Untuk mengatasi kekeruhan air baku yang tinggi setelah bencana, Kementerian PU juga akan menambahkan bangunan pra sedimentasi.
Di Provinsi Aceh, bencana mengakibatkan kerusakan infrastruktur air minum sebesar 2.151 liter per detik pada 52 SPAM di 11 kabupaten/kota.
Penanganan dilakukan secara bertahap, berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pengelola SPAM setempat.
Baca Juga : Dugaan Gratifikasi Kementerian PU
(Red).
