Jakarta, Intra62.com – Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta agar bantuan becak listrik yang diberikan Presiden Prabowo Subianto tidak pernah dijual . Karena bantuan ini bertujuan untuk memperingan pekerjaan tukang becak.
Di Magelang, Jumat, dia menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Yaitu atas nama Pemerintah Kota Magelang dan seluruh masyarakat Kota Magelang, khususnya para tukang becak.
Dalam menyambut penerimaan bantuan 100 unit becak listrik kepada tukang becak di Magelang, ia mengatakan hal itu. Harga per unit becak listrik adalah Rp22 juta.
Ia menyatakan bahwa, karena Kota Magelang dianggap sebagai salah satu wilayah yang menerima program ini. Sehingga bantuan yang diberikan harus benar-benar bermanfaat, tepat sasaran, dan menghasilkan perubahan.
Dengan becak listrik ini, ia menyatakan bahwa pemberdayaan dan pertumbuhan ekonomi lokal akan terjadi. Bagaimana merawat kail agar tetap berdaya dengan becak listrik ini.
Nanik S. Deyang, Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), mengatakan bahwa becak listrik ini akan membantu tukang becak yang biasanya sudah tua, dan anak-anak muda tidak mau menjadi tukang becak.
Dia menambahkan, “Namun, untuk mengubah hidup mereka, mereka tidak juga sulit menjadi tukang becak. Karena rata-rata sudah menjalani profesi ini puluhan tahun, ada 50 tahun, 60 tahun.”
Akibatnya, Presiden Prabowo Subianto berpikir untuk membantu mereka . Karena, jika mereka diberi modal, belum tentu mereka akan dapat berbisnis. Oleh karena itu, untuk mempermudah pemberian becak listrik ini di seluruh Indonesia nantinya. Tetapi untuk saat ini hanya di Pulau Jawa.
Ia menyatakan bahwa ada sekitar 40.000 hingga 50.000 tukang becak di Jawa, dan Presiden Prabowo Subianto telah memesan 70.000 becak listrik. Yang menunjukkan bahwa kelebihannya dapat digunakan oleh tukang becak yang tidak berada di Jawa.
( Red ).
