Jakarta, Intra62.com – Setelah seluruh penduduk direlokasi ke rumah susun, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI akan menambah 1.300 makam di tempat pemakaman umum (TPU) Menteng Pulo 2, Tebet, Jakarta Selatan.
Kurang lebih 4.000 meter persegi (M2) akan ditata lagi untuk makam, dengan kavling-kavling dibuat oleh Pak Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI. Di TPU Menteng Pulo 2 Jakarta, Selasa, Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar menyatakan bahwa kurang lebih 1.300 makam dapat dibuat.
Dengan relokasi warga TPU Menteng Pulo 2 ke lokasi yang lebih baik, seperti Rusun Jagakarsa dan Rawa Bebek, diharapkan dapat mengatasi situasi sulit serta mengembalikan fungsi lahan makam.
Dia mengatakan, “Karena dihitung-hitungan Pak Kadis, bisa 100 makam yang dibutuhkan di Jakarta per hari.”
Sementara itu, Fajar Sauri, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan batas waktu kepada warga untuk segera berkemas ke rusun yang sudah disediakan, yaitu Kamis (4/12).
Baca Juga : Sembilan TPU Jaksel Menolak Pemakaman Baru.
Pembukaan menambah 1.300 makam baru ini diharapkan dapat membantu mengatasi masalah kekurangan lahan makam di DKI Jakarta, di mana hanya ada sembilan TPU yang dapat melayani pemakaman baru.
Meskipun 69 TPU di wilayah DKI Jakarta hanya melayani pemakaman dengan sistem tumpang jenazah, mereka sudah penuh atau tidak dapat menampung jenazah baru.
Saat ini, ada 118.348 tempat pemakaman yang tersedia di Jakarta. Dengan pelayanan rata-rata 100 jenazah per hari, ada sebelas tempat pemakaman yang tersedia untuk digunakan hingga tiga tahun ke depan.
Salah satu dari sebelas TPU tersebut adalah Rawa Terate di Jakarta Timur; Cipayung di Jakarta Timur; Cilangkap di Jakarta Timur; Bambu Apus di Jakarta Timur; Rorotan di Jakarta Utara; Cipinang Besar di Jakarta Timur; Tanah Kusir di Jakarta Selatan; Srengseng Sawah di Jakarta Selatan; Kampung Kandang di Jakarta Selatan; dan Tegal Alur di Jakarta Barat.
(Red).
