Jakarta, Intra62.com – Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, peran ayah sebagai teladan keluarga dapat menjaga kualitas pengasuhan dan bangun budaya antikorupsi sejak dini pada anak-anak.
Pemerintah DKI Jakarta mendukung sepenuhnya agar ayah tetap menjadi contoh yang baik bagi keluarga. Di acara Hari Antikorupsi Sedunia Tahun 2025 di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa, Pramono mengatakan, “Kesetaraan antara ayah dan ibu sudah berlangsung, dan ayah berperan sebagai teladan, bukan dominasi.”
Menurutnya, hingga November 2025, Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak DKI Jakarta menerima 1.926 aduan.
Dari jumlah tersebut, ayah kandung atau ayah tiri melakukan kekerasan terhadap anak sebanyak 56%.
Pemerintah harus hadir untuk mengatasi masalah ini, karena ini adalah masalah kita semua. Karena itu, kami dengan penuh hati mendukung Gerakan Ayah Teladan Indonesia dari BKKBN, katanya.
Pramono berharap program seperti Peringatan Hari Ayah, yang akan menjadi bagian dari Hari Antikorupsi Sedunia Tahun 2025, akan terus menjadi agenda tahunan dan termasuk dalam anggaran daerah.
Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menyatakan bahwa menggabungkan Hari Antikorupsi Sedunia dan Hari Ayah adalah keputusan yang tepat karena bangun budaya antikorupsi sebenarnya dimulai dari keluarga.
Arifatul mengatakan, “Perang melawan korupsi bukan hanya terjadi di ruang birokrasi atau penegakan hukum. Justru dimulai dari rumah.”
Menurutnya, anak tidak hanya belajar dari nasihat, tetapi juga dari pengalaman sehari-hari di rumah, seperti bagaimana seorang ayah memperlakukan istri dan anaknya, membuat keputusan, dan memegang amanah.
Arifatul mengatakan, “Itu semua menjadi bekal pembentukan karakter anak. Tanggung jawab mendidik anak bukan hanya pada ibu, tetapi juga pada ayah dan ibu secara bersamaan.”
Baca Juga : Pramono Berharap Tidak Ada Lagi “Bully” Di Sekolah-Sekolah di Jakarta.
(Red).
