Jakarta, Intra62.com – Menurut laporan portal Ariana News pada Senin, sumber pemerintah Afghanistan mengatakan bahwa pemerintah Afghanistan menolak permintaan kunjungan resmi delegasi Pakistan yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif.
Dilaporkan bahwa delegasi tersebut berulang kali mencoba mendapatkan visa perjalanan melalui Kedutaan Besar Afghanistan di Islamabad selama dua hari terakhir.
Baca Juga : Puan: pemerintah harus menerapkan rekomendasi raker yang disetujui DPR.
Baca Juga :Kasus Dugaan Korupsi Digitalisasi SPBU Dirut PT Hanindo Citra Dipanggil Saksi Oleh KPK.
Namun, otoritas Afghanistan menolak kunjungan resmi tersebut karena Pakistan baru-baru ini melanggar wilayah udara Afghanistan dan menyerang warga sipil di Provinsi Paktika, Afghanistan.
Pada Sabtu malam, portal berita Tolo melaporkan bahwa pertempuran sengit terjadi di Garis Durand, yang merupakan perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan.
Otoritas Afghanistan sebelumnya menuduh Pakistan melanggar wilayah udaranya dan melakukan serangan di wilayah Afghanistan, yang memicu konflik perbatasan.
Kementerian Pertahanan Afghanistan kemudian mengumumkan selesainya “operasi pembalasan” terhadap Pakistan.
Baca Juga : AHY: Menjadikan Indonesia Negara Maju, Diperlukan Peningkatan SDM Berkualitas.
Baca Juga : Trump Menghindari Diskusi Tentang Solusi Dua Negara, Berkonsentrasi Pada Pemulihan Gaza.
( Red ).
