Kudus , Intra62.com . – Djarum Buka Turnamen bulu tangkis Antar sekolah di Amerika Serikat. Berdasarkan gagasan turnamen basket universitas di Amerika Serikat yang dianggap mampu melahirkan atlet sekaligus memberi jaminan pendidikan, Yayasan Djarum berencana untuk meluncurkan kompetisi bulu tangkis antarkampus bernama Campus League mulai 2026.
Kejuaraan itu akan diadakan di empat tempat: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya, kata Victor Hartono, Presiden Direktur Yayasan Djarum di Kudus, Minggu. Menurutnya, daerah tersebut memiliki potensi untuk menghasilkan banyak atlet muda karena menjadi pusat perguruan tinggi di Indonesia.
Mungkin tidak semua pemain dari klub Djarum, Mutiara, dan Jaya Raya dapat bergabung dengan pelatnas. Bagaimana jika tidak dapat bergabung dengan pelatnas? Ya, itu menunjukkan universitas. Victor menyatakan bahwa dia berharap universitas-universitas itu akan memberikan beasiswa.
Ia juga menambahkan bahwa kompetisi universitas dapat membantu atlet bulu tangkis yang gagal menembus level profesional untuk mengembangkan karir mereka sembari memperoleh beasiswa gelar sarjana.
Jika pemain seperti Jojo, Ginting, Fajar, Fikri, Bagas, Leo, dan Daniel seperti itu, alhamdulillah. Namun, jika tidak, S1 akan diterima. Itu juga baik, kan? Dia menyatakan bahwa itu sebagian meniru konsep Amerika Serikat.
Victor memberi tahu saya bahwa Campus League akan memiliki cabang bulu tangkis selain olahraga lain seperti futsal, voli, sepak bola, bahkan panjat tebing dan panahan. Ia berharap kompetisi ini berkembang seperti liga basket kampus NCAA AS dengan konsistensi.
Victor mengatakan bahwa jika lebih banyak beasiswa diberikan dan lebih banyak jenis olahraga yang tersedia, seperti badminton, sepak bola, dan panjat tebing, Indonesia memiliki peluang untuk maju dalam banyak olahraga sekaligus.
Djarum Animo Penonton
Selain menciptakan kompetisi baru, Djarum juga menawarkan kesempatan untuk membangun infrastruktur pendukung. Victor mengakui bahwa animo penonton yang hadir di beberapa turnamen junior sangat tinggi, jadi ke depan pihaknya akan mempertimbangkan untuk membangun gedung olahraga dengan tribun yang lebih luas.
Dia menyatakan, “Kami akan membangun gedung lagi di Jakarta jika ada kesempatan. Ini akan memiliki 15 lapangan dan tribun yang lebih luas. Dan daya beli penontonnya bagus.”
Victor, bagaimanapun, menyatakan bahwa pembangunan gedung olahraga baru tidak akan menjadi prioritas dalam waktu dekat.
Baca juga : Wamenpora Taufik Hidayat : Jadikan Olahraga sebagai Gerakan Nasional di Haornas 2025
( Anisa-red )
