Jakarta , Intra62.com . Keren , Putri Ketiga Ketum AWDI Cumlaude Hingga Siswi SMA Temukan Mikroplastik . Selamat Boruku atas Prestasi Magister Psikologi Cum Laude dari Universitas Mercu Buana . kami Berterima kasih kepada Allah yg Maha kuasa , Jumat (30 /5/2025 ).
Telah Lulus dengan Bangga Anak Bapak Balham.Wadja Siagian , Ketum DPP AWDI meraih Magister Psikolog Tasha Nareswari Siagian . Dengan Predikat Cum Laude yaitu IP 3,84 (40) , Semoga ilmu yg didapat bisa berguna bagi Bangsa dan Negara . Saat ini mau melanjutkan disertasi Berikut ke Jenjang S 3 di Australia . Disana mengikuti jejak Sepupunya yang mengambil studi S3 di Adelaide Australia .

Di lain pihak , Gracelyn Atmadja, seorang siswi SMA dari Indonesia, membuat terobosan yang tak hanya inovatif . Tetapi juga mencerminkan kepedulian mendalam terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan di tengah meningkatnya kekhawatiran global . Terhadap paparan mikroplastik dan tantangan pengelolaan limbah berbasis plastik.
Gracelyn mengembangkan lapisan plastik sebagai pengganti lapisan kopi kertas yang selama ini dianggap ramah lingkungan. Cangkir kopi kertas ini sebelumnya dianggap ramah lingkungan. Tetapi sebenarnya mengeluarkan mikroplastik saat bersentuhan dengan cairan panas.
Dalam presentasi ilmiah Advocacy In Action di Jakarta Scholars Symposium, Gracelyn mengatakan, “Saya ingin masyarakat bisa menikmati secangkir kopi tanpa khawatir akan dampak jangka panjangnya terhadap tubuh dan lingkungan.”
Gracelyn mengembangkan solusi untuk cangkir kertas yang dapat terurai alami dan didaur ulang secara efisien. Sekaligus mengurangi risiko mikroplastik, di bawah bimbingan Dr. Thomas Webster, kandidat peraih Nobel. Memanfaatkan nanopartikel besi (iron (II) oxide), yang memiliki sifat magnetik dan luas permukaan yang besar, adalah dasar dari inovasi ini.
Nanopartikel ini bergabung dengan lapisan plastik cangkir yang tahan air, yang dapat terurai dengan mudah saat didaur ulang menggunakan medan magnet. Ini memungkinkan material cangkir dan lapisan pelindungnya diperbaiki tanpa mencemari lingkungan.
Limbah Plastik
Limbah plastik sekali pakai seperti cangkir minuman adalah penyebab utama krisis sampah di Indonesia. Metode ini dapat berfungsi sebagai solusi ramah lingkungan yang relevan bagi konteks lokal sambil secara efektif mendukung upaya untuk mengurangi pencemaran mikroplastik.
Menurutnya, “Inovasi ini hadir untuk menjawab tantangan global yang seringkali luput dari perhatian kita sehari-hari.”
Inisiatif Gracelyn mendapat banyak pujian dari akademisi, pelaku industri, dan ilmuwan internasional. Muhamad Amal, PhD, adalah seorang peneliti di Pusat Riset Sistem Nanoteknologi di National Research and Innovation Agency.

Bagian dalam cangkir kopi kertas yang biasa digunakan saat ini dilapisi dengan plastik tipis yang sulit terurai dan tidak dapat didaur ulang sepenuhnya. Lebih mengkhawatirkan lagi, beberapa studi ilmiah menemukan bahwa paparan suhu tinggi dapat menyebabkan plastik ini melepaskan mikroplastik ke dalam minuman. Mikroplastik dalam tubuh manusia, termasuk di darah dan organ vital, meningkatkan risiko kesehatan jangka panjang.
Teknologi Gracelyn menawarkan alternatif praktis yang aman dan dapat diterima yang digunakan oleh perusahaan minuman dan restoran. Sistem pemisahan magnetiknya tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga membantu sistem ekonomi sirkular, yang semakin penting di seluruh dunia.
Gracelyn masih memiliki tujuan lain—ia ingin membawa inovasi ini ke jaringan kedai kopi besar. Saat ini, dia sedang berbicara dengan beberapa kafe di sekitarnya untuk memulai fase berikutnya dari adopsi RealCycle Cup yang ia buat.
Baca juga : 10 Jurusan Akademis dengan Gaji Fantastis
(Anisa-red)
