Jakarta , Intra62.com . Untuk meningkatkan persahabatan Indonesia-Rusia, Tantan Taufik Lubis, Ketua Umum DPP KNPI juga Ketua Majelis Nasional KAHMI (MN KAHMI) Bidang Hubungan Internasional . Diundang ke Moskow untuk menghadiri Kongres Internasional Direksi WYF.
Di Jakarta, Minggu, Tantan menyatakan, “Kongres dilaksanakan oleh Movement of The First and Youth Agency Russian Federation pada 6-12 Juli 2024,”.
Dia menyatakan bahwa sepanjang sejarah, Indonesia dan Rusia memiliki hubungan dekat dan baik.
Bukan hanya hubungan bisnis dan politik, tetapi juga persahabatan yang kuat seperti dua bersaudara yang berlangsung selama 79 tahun sejak 1945. Dia menyatakan bahwa itu sangat akrab selama masa Presiden Indonesia Soekarno dan Presiden Uni Soviet Nikita Khrushchev.
Kongres internasional yang dihadiri oleh delegasi dari lebih dari 100 negara bertujuan untuk memperkuat organisasi, menilai program. Dan mengorganisasi kembali, memilih negara perwakilan untuk Festival Remaja Dunia berikutnya.
Kehadiran Tantan Tolub, yang juga Ketua NYC Indonesia, bertujuan untuk meningkatkan hubungan kerja sama yang kuat antara Indonesia dan Rusia.
Baca juga : Usai Tonton Film LAFRAN PANE , Begini Komentar Pj. Walikota Tangerang ?.
Dia menyatakan bahwa Diplomasi Pemuda adalah platform dan instrumen yang tepat untuk mempertahankan dan meningkatkan hubungan antara Indonesia dan Rusia.
Politik bebas, yang aktif memimpin gerakan diplomasi Indonesia dan senantiasa membangun komunikasi . Dan hubungan dengan negara-negara di seluruh dunia, adalah cara pihaknya ingin melanjutkan warisan dari bapak pendiri bangsa Indonesia Soekarno.
Daniil Bisslinger, direktur utama WYF, menyatakan bahwa prinsip kesetaraan, penghormatan, dan kesamaan keuntungan harus menjadi dasar kerja sama pemuda internasional.
Dia menyatakan, “Kolaborasi Internasional Anak Muda Berdasarkan Prinsip Equality and Mutual Benefit adalah prinsip dasar yang harus kita miliki bersama dan laksanakan.”
Dalam beberapa kesempatan, Yulya Motyakina, Kepala Hubungan Internasional Departemen WYF, menyampaikan area kerja WYF, yang mencakup 16 masalah penting. Eonomi kreatif, manajemen, industri, masyarakat sipil, pendidikan, media, tatanan dunia baru, wisata, dan kewirausahaan.
( redx )
