• Fri. May 22nd, 2026

Demokrasi Digelar BEM Esa Unggul

ByIM

Dec 20, 2023

Bekasi, Intra62.com – Demokrasi digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Esa Unggul, Bekasi. Mereka mengajak Generasi Z (Gen Z) untuk mengamati pemilu secara damai.

“Agar mahasiswa mempunyai kesadaran politik bahwa persatuan dan kesatuan harus lebih diutamakan. Pemilu 2024 harus menjadi pertemuan untuk mempererat perbedaan politik dan harus menjadi pertemuan yang tidak memperparah perpecahan,” ujar Cicilia Zefanya, Ketua BEM Esa Unggul, dalam sebuah pernyataan, Rabu (20/12/2023).

Baca Juga: Massa APDESI Berdemonstrasi Di Depan Gedung DPR

Di awal masa kampanye, banyak sekali misinformasi yang beredar di media sosial.
Cicilia mengimbau mahasiswa tidak terprovokasi dengan berita bohong dan kampanye kelam.

“Akhir-akhir ini ada provokasi yang mengganggu pemilu 2024. Masyarakat dan pelajar sangat rentan terhadap insiden seperti kampanye anti-Hitam, berita palsu, dan meningkatnya ujaran kebencian,” bebernya.

Ia mengimbau mahasiswa menyambut pemilu dengan damai. Jangan biarkan perpecahan terjadi karena keputusan yang berbeda.

“Pemilu 2024 harus menjadi konferensi untuk memperkukuh perbedaan politik, bukan memperparah perpecahan di negeri ini,” jelasnya.

“Mari kita bekerjasama secara aman dan tertib untuk menyukseskan pemilu tahun 2024. Untuk menghindari perpecahan pada pemilu berikutnya, mohon berhenti memposting postingan yang provokatif dan tidak berisi fakta,” sambungnya.

Ormas bela pemilu damai
Sementara itu, Organisasi Masyarakat (Ormas) Kembang di DKI Jakarta juga menganjurkan pemilu damai.
Latar Belakang Ketua Bunga DKI Jakarta Supriyadi mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh gerakan kulit hitam.

“Agar memastikan Ormas tidak terpengaruh oleh gerakan-gerakan yang mengganggu. Masyarakat harus bebas berpendapat dan berekspresi tanpa membungkam siapapun atau berusaha mengubah pikiran masyarakat menjadi pemilih yang tercerahkan,” tutur Supriyadi di Terminal Pasar Kebayoran, Jakarta Selatan.

“Ormas Latar Belakang Kembang menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, mengedepankan gagasan dan konsep, serta menekankan bahwa perbedaan politik berarti kebebasan demokratis. Artinya, perbedaan pilihan adalah hal yang lumrah dan merupakan hak setiap individu,” pungkasnya. (red/intra62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/