Jakarta, Intra62.com – Karena air sungai meluap, 23 sekolah di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, sekolah terdampak banjir, menurut Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat.
Di Simpang Empat, Selasa, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat Imter Pedri mengatakan, “Untuk data sementara, ada 23 sekolah yang terkena dampak banjir. Kita terus melakukan pendataan di lapangan.”
Karena anak-anak akan menjalani ujian semester tidak lama lagi, dia menegaskan bahwa sekolah yang terkena dampaknya tidak diharuskan untuk libur atau masuk.
“Pada umumnya, sekolah yang terdampak digenangi air di luarnya, tetapi ada juga yang masuk ke dalam kelas sampai merendam kursi dan meja.”
Dia menjelaskan bahwa dua Taman Kanak-Kanak, yaitu TK ABA Desa Baru Kecamatan Ranah Batahan dan TK Kasih Ibu Kecamatan Koto Balingka, terkena dampak.
Selanjutnya, dua belas unit sekolah dasar (SD) terdiri dari SDN 18 Kecamatan Luhak Nan Duo, SDN 25 Kecamatan Lembah Melintang, SDN 08 Sasak, SDN 23 Pasaman, SDN 28 Kinali, SDN 08 Koto Balingka, SDN 14 Koto Balingka, SDN 10 Sungai Beremas, SDN 04 Ranah Batahan, SDN 12 Ranah Batahan, SDN 13 Ranah Batahan, dan SDN 03 Sungai Beremas.
Selanjutnya ada tujuh unit sekolah menengah, yaitu MTs Sikabau Koto Balingka, SMP 02 Sasak, SMP 04 Koto Balingka, SMP 04 Kinali, SMP 05 Sungai Beremas, SMP 05 Koto Balingka, dan SMP 03 Lembah Melintang.
Dia menyatakan bahwa satu sekolah menengah swasta, SMA Sikabau, terkena dampak.
Dia berharap sekolah terdampak banjir, segera surut, sehingga belajar kembali normal.
Baca Juga : 650.000 Orang Filipina Berunjuk Menentang Skandal Korupsi Proyek Banjir.
Baca Juga : Banjir Rob Terjang Pesisir Parigi Moutong, 40 KK Terkena Dampak
(Red).
