• Thu. May 7th, 2026

1.050 Huntara Dibangun Untuk Korban Bencana Sumatra.

ByBunga Lestari

Dec 29, 2025

Jakarta, Intra62.com – Sebagaimana diumumkan oleh Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), sebanyak 1.050 hunian sementara (huntara) dibangun untuk membantu korban banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam konferensi pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana Jelang Akhir Tahun di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, dia menyatakan bahwa huntara dibangun pada tiga provinsi telah dimulai, sebagian masih dalam proses pembangunan, dan totalnya 1.050 unit. Hunian yang dibangun BNPB bersama daerah sebanyak 450 unit, dan Hunian yang dibangun Danantara bersama BUMN 600 unit.

Selain itu, Pratikno menyatakan bahwa bencana mempengaruhi operasi ekonomi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Hingga saat ini, 18 dari 112 pasar tradisional di Aceh sudah beroperasi sepenuhnya.

Ada 47 pasar yang terdampak di Sumut dan 46 di antaranya sudah beroperasi, sedangkan di Sumbar ada tiga pasar yang terdampak dan dua di antaranya sudah beroperasi. Dia menyatakan bahwa pemerintah akan terus mempercepat kembali operasi pasar konvensional melalui penataan infrastruktur, pembersihan, dan dukungan keterlibatan kementerian dan lembaga.

Sampai hari ini, Senin (29/12), lebih dari 50% wilayah di tiga provinsi yang terkena dampak bencana telah beralih dari tahap tanggap darurat ke tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi.

Tujuh kabupaten/kota di Aceh telah memulai transisi rehabilitasi dan rekonstruksi, sedangkan sebelas kabupaten/kota terus memperpanjang masa tanggap darurat.

Di Sumatera Utara, delapan kabupaten/kota telah memasuki tahap transisi rehabilitasi dan rekonstruksi, dan delapan lainnya masih dalam status tanggap darurat.

Di Sumbar, sepuluh kota dan kabupaten telah memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi, dan tiga kota dan kabupaten masih dalam fase tanggap darurat.

Dia menjelaskan bahwa memperpanjang status tanggap darurat bertujuan untuk membuat daerah lebih siap untuk fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca Juga : Menko PMK: Pemerintah Mempercepat Pemulihan Daerah Yang Terkena Bencana.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/