Jakarta , Intra62.com . Wisata Religi Ziarah dan Silaturrahmi di Pondok Pesantren tertua di Nusantara . Bagi warga NU ziarah dan silaturrahmi kepada para awliya adalah hal yang biasa . Adalah sebuah kewajiban bagi generasi muda mempelajari sejarah termasuk ziarah dan berkunjung kepada para pejuang RI dan leluhur .
Berikut kami ceritajan secara singkat beberapa tokoh pejuang dan Pondok pesantren tertua di Asia tenggara , antara lain ;
KH Anwari Siraj Payaman Magelang
KH Anwari Siraj bin KH Siraj Abd Rasyid lahir tahun 1878 M di Payaman Magelang. Wafat Kamis pahing 15 Syafar 1379 H / 20 Agustus 1959.
Beliau adalah teman seperguruan Hadratussyech KH Hasyim Asyari ketika menuntut ilmu di Makkah Al Mukarramah. Juga bersama Mbah Dahlar Watucongol Muntilan Magelang.
Sosok Ulama penuh karomah yang bijaksana, sederhana dengan tutur kata yang lembut dalam berdakwah. Nasabnya sampai ke Joko Tingkir dari garis ibu.
Diberi gelar Romo Agung oleh Belanda karena berhasil menghalau awan panas dan lahar erupsi gunung merapi di Magelang. Magelang saat itu menjadi markas dan pusat pemerintahan gubernur Belanda.
Amaliyah rutinitas beliau, pembacaan kitab Buchori, pengajian semaan Buchoren . Dan membaca kitab Buchori setiap Ramadhan 1 bulan penuh di Masjid Agung Payaman sejak 1937.

**
Baca juga : Wisata Religi Makam Kramat Di Masjid 1.000 Pintu, Tangerang Banten
KH Nur Muhammad Salaman Magelang
KH Nur Muhammad Ngadiwongso adalah Ulama sakti dan pelatih spiritual Pengeran Diponegoro sekaligus Patih di Magelang.
Pernah bertemu dengan KH Ahmad Dalhar Watucongol Muntilan Magelang ketika melaksanakan ibadah Haji di Makkah. Saling sapa dan memperkenalkan diri. Dan Mbah Dahlar berjanji suatu saat akan bersilaturrahim ke Salaman.
Suatu saat Mbah Dahlar menghadiri undangan hajatan diantar seorang hartawan asal desa Tirto Grabag Magelang bernama H. Buchori. Mobil mereka mogok, lalu tanya ke warga, ternyata berada di daerah Salaman.
Kemudian tanya lagi rumah KH Nur Muhammad. Ternyata dekat lokasi. Mbah Dahlar datang dan dijamu makanan lezat sampai kenyang berhari-hari. Ketika menghadiri hajatan saudara, H. Buchori yang merasa kenyang 10 hari enggan makan.
Wisata religi menjadi tradisi
Kepada shohibul bait diceritakan soal jamuan makan dari KH Nur Muhammad. Dari shohibul bait dan hadirin dapat informasi kalau KH Nur Muhammad sudah wafat ketika dikunjungi Mbah Dahlar. Ternyata Mbah Dahlar dan H Buchori dijamu Ulama KH Nur Muhammad yg telah wafat.

**
KH Raden Imam Puro Baledono Purworejo
Mendirikan Ponpes Sidomulyo, sekarang menjadi Ponpes Al Islah. Kyai Imam Puro adalah pembawa tarekat Syatariyah di Purworejo. Nama aslinya Hasan Benawi, keturunan ke 8 dari Joko Umbaran, kerabat dekat Sultan Agung Hanyokrokusumo., Raja Mataram Islam.
Karomahnya sholat Jumat di Makkah, jasadnya di Purworejo. Mengalami era Perang Diponegoro 1825-1830 M. Wafat tahun 1880M dan dimakamkan di lereng bukit geger menjangan Desa Candi Baledono Purworejo.
Salah satu dzuriyah KH Raden Imam Maghfuro atau Raden Hasan Benawi adalah KH Muhammad Thoifur Mawardi . Beliau lahir 8 Agustus 1955 pengasuh Ponpes Daarut Tauhid Purworejo.
Haul KH Imam Puro diadakan setiap tanggal 22 Sya’ban di Purworejo.
Setiap tanggal 14 Ruwah ribuan jamaah thoriqoh syatariyah memenuhi komplek makam KH Imam Puro. Dan kegiatan itu untuk tahlilan kemudian ke Ponpes Al Islah Ngemplak utk mengikuti haul.

**
Pondok Pesantren Tertua di Nusantara
Syech Abdul Kahfi Awwal Al Hasani Kebumen ,Lahir tgl 15 Sya’ban 827 H atau 12 Juli 1424 M di Yaman. Beliau keturunan ke 10 Syech Abdul Qadir Al Jaelani dan keturunan ke 23 Rasulullah Saw.
Datang ke Jawa tahun 853 H / 1448 M melalui pantai selatan dalam usia 24 tahun. Pada masa era Prabu Brawijaya (1447-1451) Majapahit diambang keruntuhan.
Nama lengkapnya As Syech As Sayid Muhammad Ishom Al Hasani, beliau adalah dzuriyah Rasulullah dari Sayidina Hasan ra.
Mertuanya adalah Raden Fatah ( Sultan Demak). Putri Raden Fatah yang bernama Nur Thoyyibah dinikahi Syech Abd Kahfi tahun 1469 M.
Pindah dari Demak ke Kebumen atas titah Raden Fatah dengan memberikan tanah perdikan kepada menantunya. Titahnya berbahasa Arab : Tsuma Dha’u. Lidah Jawa susah menyebutnya lalu disebut Somalangu.
Syech Abdul Kahfi di Kebumen mendirikan Ponpes Al Kahfi tgl 25 Sya’ban 879 H / 4 Januari 1475 M. Saat ini Ponpes Al Kahfi dan sekolah Islam berkembang pesat dipimpin KH Afifudin Chanif Al Hasani (Gus Afif). Beliau juga sbg Rois Syuriah PCNU Kebumen. Gus Afif adalah keturunan ke 16 Syech Abdul Kahfi.
Syech Abdul Kahfi wafat Jumat 15 Sya’ban 1018 H atau 15 Nop 1605 M. Makamnya di bukit Lemah Lanang Somalangu Kebumen.
Di Kebumen saat ini ada 167 Ponpes. Ponpes Al Kahfi adalah yg tertua di Indonesia dan Asia Tenggara.
Di pantai Petanahan Kebumen tahun 2017 pernah diadakan apel tengah malam ribuan kader annahdliyah. ( Tim red)

**
Jagarin Pane / Lakpesdam PWNU Jateng
(Dari berbagai sumber)
