Jakarta, Intra62.com – Menteri Luar Negeri Sugiono, sebagai ketua delegasi Indonesia, akan menghadiri Sidang ke-81 Majelis Umum PBB sebagai wakil dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Dalam taklimat media di Jakarta, Kamis, Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang menyatakan bahwa “Menteri Luar Negeri Sugiono akan menghadiri rangkaian pertemuan tingkat tinggi pada Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York pekan depan.”
Yvonne menjelaskan bahwa tahun ini presiden tidak akan menghadiri agenda Majelis Umum PBB secara langsung karena dia ingin memfokuskan perhatian pada masalah dalam negeri.
Yvonne mengatakan, “Perdana Menteri meminta Menlu RI hadir dalam Sidang Majelis Umum PBB bulan depan, karena presiden akan fokus pada urusan domestik.”
Ia menyatakan bahwa sesuai dengan agenda PBB, Menlu RI akan mengikuti setidaknya 22 pertemuan, termasuk pertemuan wajib dan sesi debat umum, serta pertemuan tingkat tinggi dan bilateral.
Dia juga menyatakan bahwa Sugiono akan menghadiri sejumlah pertemuan penting di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB, termasuk pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan forum multilateral MIKTA.
Yvonne menjelaskan bahwa pesan utama yang akan disampaikan Indonesia di Sidang Majelis Umum PBB tahun ini adalah betapa pentingnya meningkatkan ketahanan nasional dan regional untuk mencapai ketahanan global.
Indonesia akan terus berkampanye untuk perdamaian global, yang mencakup kemerdekaan Palestina. Dengan demikian, komitmen ini akan berfungsi sebagai jalan menuju dunia, negara-negara berkembang, dan kemajuan nasional.Dia menyatakan bahwa partisipasi Indonesia dalam rangkaian pertemuan tersebut juga akan membawa pesan tentang penguatan multilateralisme dan inklusivitas.
Dalam situasi yang sama, Jubir Kemlu RI menyatakan bahwa Indonesia juga akan meningkatkan kampanye nasional untuk mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dari tahun 2029 hingga 2030.
Sebagai bagian dari agenda Sidang Majelis Umum PBB, dia menyatakan bahwa resepsi diplomatik akan menjadi salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut.
Pada 8 September, sidang ke-81 Majelis Umum PBB resmi dimulai di New York.
Sesi Debat Umum Majelis Umum PBB, yang dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan dilanjutkan pada 28 September, mengangkat tema “Memulihkan kepercayaan, mengelola transformasi: PBB yang memberikan hasil bagi semua.
Baca Juga : Presiden Pakistan Memberikan Bintang Kehormatan Kepada KSAL
( Red )
