Jakarta, Intra62.com – Menteri UMKM membantu 38.507 usaha mikro di Sumatera Barat yang terkena dampak bencana hingga 2026, Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah menyiapkan bantuan rehabilitasi usaha mikro senilai Rp115,77 miliar.
Menurut Rahmadi, Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, setiap pemilik usaha mikro yang memenuhi syarat akan menerima bantuan sebesar Rp3 juta untuk membantu proses rehabilitasi usaha mereka.
Menurut Rahmadi dalam keterangan pers yang diberikan di Jakarta, Kamis, ada tiga klaster alokasi anggaran Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2026, yaitu Banpres rehabilitasi usaha mikro, pemberdayaan UMKM, dan Klinik UMKM Bangkit.
Pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Barat akan melakukan validasi data UMKM terdampak bencana, memberikan penanggung jawab atau orang yang bertanggung jawab (PIC), dan memastikan bahwa lokasi dan peserta kegiatan siap.
13 kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang terkena dampak bencana akan digabungkan ke dalam tiga regional layanan: Kabupaten Agam, Kota Padang, dan Kepulauan Mentawai.
Rahmadi menekankan bahwa pemulihan setelah bencana membutuhkan kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Ini terutama penting untuk memastikan data penerima tepat sasaran dan memastikan program dijalankan dengan lancar di lapangan.
Baca Juga : Mendag Meminta Bulog Untuk Meningkatkan Stok Beras 5 Kg Di Ritel Modern
( Red )
