Jakarta, Intra62.com – Untuk mencegah banjir kembali setelah genangan di beberapa wilayah mulai surut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprioritaskan perbaikan tanggul jebol di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyatakan bahwa perbaikan tanggul merupakan langkah penting dalam transisi darurat menuju pemulihan pasca-banjir.
Abdul Muhari menyatakan bahwa BNPB telah mengirimkan bantuan material berupa 150 kubik pasir dan 5.000 geobag untuk perbaikan tanggul sementara di wilayah yang terkena dampak.
Sejak Jumat (31/10), banjir yang sempat melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Bekasi hanya tersisa di Kecamatan Sukatani, menurut BNPB.
Baca Juga : BNPB Memastikan Bahwa Korban Angin Kencang Di Jember Akan Menerima Bantuan.
Di lapangan, masih ada tim yang terdiri dari BPBD, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas Lingkungan Hidup, dan Kodim 0509 Bekasi.
Selain memperkuat tanggul, BNPB menurunkan dua alat berat untuk mempercepat pembersihan material lumpur dan memperlancar aliran sungai. Selain itu, enam alat berat tambahan dari BBWS dikerahkan untuk mempercepat proses normalisasi sungai.
Abdul Muhari menyatakan bahwa pembersihan dan penguatan tanggul sedang dilakukan sambil warga terdampak menerima bantuan logistik dan peralatan kebersihan.
Orang-orang yang tinggal di sekitar bantaran sungai diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan besar di hulu sungai. Mereka juga diminta untuk melaporkan segera jika ada kerusakan pada tanggul atau aliran sungai yang tersumbat.
Baca Juga : Operasi Modifikasi Cuaca Di Jawa Barat Di Perpanjang Oleh BNPB.
( Red ).
