Jakarta , Intra62.com. Haul Wali Qutb alhabib Abu Bakar Assegaf hari ini di Gresik , kamis ( 5/7/2023 ). Beliau terkenal juga dengan nama Habib Abu Bakar Gresik . Dakwah beliau di daerah kabupaten Gresik Jawa Timur .
Sebenarnya beliau dilahirkan di Kota situbondo bertepatan pada 30 Maret 1869 . Atas permintaan neneknya yang berada di Hadramaut . Habib Abu bakar waktu itu berusia 8 tahun pada tahun 1293 berangkat menuju Hadramaut , tanah leluhur beliau.
Habib Abu Bakar di sana tinggal bersama dan berguru sama pamannya . Dan belajar berbagai ilmu diantaranya ilmu fiqih dan tasawwuf . Di samping sama pamannya , beliau juga belajar dengan beberapa ulama’ diantaranya :
1. Habib Abdullah Bin Muhsin al-Atas (Habib Empang Bogor)
2. Habib Abdullah bin Ali al-Haddad (wafat di Jombang)
3. Habib Ahmad bin Abdullah bin Thalib al-Atas (Pekalongan)
4. Habib Al-Quthb Abubakar bin Umar Bin Yahya (Surabaya)
5. Habib Muhammad bin Idrus al-Habsyi (Surabaya)
6. Habib Muhammad bin Ahmad al-Muhdhor (wafat di Surabaya)
Baca juga : SHU eks Karyawan BBD sudah 24 tahun belum terbayar , ada apa ?
Setelah berumur 17 tahun beliau kembali ke indonesia dan berdakwah selama 3 tahun di kota Gresik . Ketika beliau sedang khusu’ menyimak khutbah jum’at , ada panggilan spiritual untuk menyepi atau khalwat . Ternyata khalwat beliau memasuki 15 tahun lamanya .
Sampai pembimbing beliau Habib Muhammad bin idrus Alhabsyi memerintahkan agar menyudahi khalwatnya . Sejak saat itu beliau di ajak keliling dan diperkenalkan kepada Ulama’ seluruh Surabaya dan sekitarnya.
Karomah Habib Abu Bakar Assegaf
Salah satu karomah habib Abu bakar Assegaf gresik adalah ada seorang Bapak yang bawa daging setelah beli pasar . Bapak itu dengan membawa bungkusan daging ikut sholat jenazah . Karena dia dengar berita hari itu Habib Abu Bakar gresik sedang wafat .
Setelah selesai mensholati jenazah Habib Abu Bakar , Dia pulang ke rumahnya dan ingin sekali untuk menggoreng daging tersebut . Namun ternyata daging tadi tidak mempan dibakar oleh panasnya api .
Alhasil Bapak tadi menangis terharu , sebuah daging tidak mempan panas nya api dunia . Diceritakan santri pernah mendengar Habib Abu Bakar Gresik pernah dawuh : “ Siapa saja yang ikut menyolati jenazahku, maka aku berdoa agar dia tidak terkena panasnya api neraka dan api dunia.” ( Tim Red )
.
