Jakarta, Intra62.com – Selasa (4/11), Tentara Nasional Indonesia menanggapi laporan pengerahan personel yang signifikan ke wilayah DKI Jakarta. TNI mengatakan pengerahan pasukan adalah bagian dari pelaksanaan tugas negara untuk menjaga keutuhan NKRI.
Untuk melindungi bangsa dan negara, institusi harus selalu dalam kondisi siap siaga, kata Mayjen TNI Muhammad Nas, Kepala Pusat Penerangan TNI.
Saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, Nas mengatakan, “Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yang berlaku.”
Namun, Nas tidak menjelaskan tujuan khusus dari pengerahan personel tersebut. Dia juga tidak memberi tahu berapa banyak tentara yang dikirim ke ibu kota.
Ketika ditanya apakah pengerahan pasukan itu dilakukan untuk mempersiapkan demonstrasi yang mungkin terjadi dalam waktu dekat, Nas tidak menjawab.
Sebelum ini, beredar kabar bahwa banyak personel dari tiga matra TNI dikirim ke Jakarta. TNI Angkatan Laut (AL) disebut telah mengerahkan prajurit, dan jenderal lain dengan nama SU, Irjen Slamet Uliandi, disebut masih berstatus sebagai saksi dalam kasus ini.
Ketiga tersangka telah ditahan di Rutan Mabes Polri berdasarkan Pasal 258 KUHP dan atau Pasal 332 KUHP Ayat 1 dan 2 dan atau Pasal 32 Ayat 1 UU ITE.
Baca Juga : Kapolri Suyudi Melaporkan Kasus Penyadapan Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Prabowo CS
( Red )
