Jakarta, Intra62.com – PT Shell Indonesia secara resmi mengumumkan pengalihan kepemilikannya atas bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia kepada SEFAS Group.
“Pengalihan kepemilikan bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia kepada SEFAS Group.”
PT Isla Energy Indonesia, yang saat ini dimiliki oleh SEFAS Group, akan mengoperasikan SPBU Shell. Sekitar 200 SPBU di Indonesia, dengan lebih dari 160 di antaranya dimiliki oleh perusahaan.
Pengalihan SPBU Shell ke SEFAS Group juga mencakup pengalihan bisnis SPBU, operasi pasokan dan distribusi yang terkait, dan terminal bahan bakar minyak (BBM) di Gresik.
Manajemen Shell menyatakan, “Merek Shell akan tetap digunakan di seluruh jaringan SPBU PT Isla Energy Indonesia berdasarkan perjanjian lisensi merek, dan konsumen akan terus memiliki akses untuk menggunakan produk bahan bakar minyak (BBM) Shell.”
Shell Indonesia secara resmi memulai produksi Pabrik Manufaktur Gemuknya di Indonesia pada September 2026. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 12 kiloton per tahun dan melengkapi Pabrik Pelumas Shell yang beroperasi di Marunda, Bekasi, yang memproduksi 300 juta liter per tahun.
Menurut Andri Pratiwa, Presiden Direktur Shell Indonesia, SEFAS adalah mitra yang telah lama bekerja sama dengan Shell di Indonesia dan memiliki pemahaman mendalam tentang pasar lokal.
Baca Juga : Kasus Cukai PT Djarum Adalah Murni Kasus Penegakan Hukum, Kata KPK
( Red )
