Jakarta, Intra62.com – Akibat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Dinas Pendidikan ( Disdik ) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau online.
Menurut Abdul Jamal, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Pekanbaru, meskipun kualitas udara tetap tidak sehat, pembelajaran tatap muka tetap dilakukan. Namun, pendidikan akan dilakukan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan.
Menurutnya, Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Nomor B.400.3.1/Disdik/32/2026 tentang Penyesuaian Pembelajaran di Kota Pekanbaru mencantumkan kebijakan tersebut.
Dia menyatakan bahwa ini dilakukan sebagai tindakan tanggapan terhadap Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Nomor 20 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Daerah yang Terdampak Asap Kebakaran Hutan dan Lahan.
Menurutnya, perhatian khusus diberikan kepada siswa yang rentan atau memiliki riwayat penyakit pernapasan seperti asma dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Selain itu, siswa yang memiliki masalah kesehatan lainnya juga diberi kesempatan untuk belajar dari rumah.
Selain itu, Dinas Pendidikan memperkirakan kembalinya penurunan kualitas udara yang drastis. Kepala sekolah dapat mengambil tindakan pencegahan, seperti menghentikan kegiatan di luar ruangan, memulangkan siswa lebih awal, atau mengalihkan pembelajaran ke PJJ.
Baca Juga : Masker N95 Yang Disarankan Untuk Menghindari Paparan abu vulkanik
( Red )
