Jakarta, Intra62.com – Festival Kampung Tugu yang diadakan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-279 Gedung Gereja Tugu, yang merupakan simbol keberagaman dan sarana pelestarian budaya di Kampung Tugu, Jakarta Utara.
Dalam siaran persnya di Jakarta, Senin, Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat mengatakan, “Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pelestarian warisan budaya sekaligus menjaga kerukunan masyarakat di daerah setempat.”
Kampung Tugu menunjukkan bagaimana berbagai latar belakang masyarakat dapat menjadi modal sosial untuk membangun Jakarta Utara yang damai, aman, dan maju, menurut Hendra.
Adanya festival kampung Tugu Ia menunjukkan Kampung Tugu sebagai contoh tempat yang dapat menggabungkan berbagai aspek kehidupan, seperti sejarah, budaya, sosial, dan pelestarian lingkungan.
Pendeta Josef Bates, Ketua Majelis Jemaat GPIB Gereja Tugu, mengatakan bahwa Gedung Gereja Tugu adalah salah satu ikon Jakarta dan saksi kehidupan manusia dari masa ke masa.
Gedung gereja saat ini, yang dia anggap sebagai salah satu ikon Jakarta, berfungsi sebagai saksi hidup dari perjalanan manusia. “Marilah bersama-sama bersinergi untuk terus mendukung dan melestarikan gedung gereja yang berusia 279 tahun,” katanya.
Baca Juga : DPP AWDI : “Senat para tikus” Mengapa DPR takut mengesahkan UU PERAMPASAN ASET?
( Red )
