Jakarta, Intra62.com – Di dalam sebuah dapur dengan mesin bertuliskan “MBG”, kartu bertuliskan “ATM MBG Anak Indonesia” dipegang di sebuah unggahan foto di Facebook. Kartu tersebut mirip dengan kartu ATM biasa.
Selain itu, baik Kementerian Keuangan maupun Badan Gizi Nasional (BGN) tidak mengumumkan secara resmi bahwa dana MBG akan diberikan secara langsung kepada setiap anak melalui kartu ATM.
Saat ini, pemerintah, melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), berkonsentrasi pada pembentukan dan keberlanjutan lebih dari 13,000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan program MBG di seluruh Indonesia.
Pemerintah membagi pembenahan titik pelayanan MBG menjadi dua tahap prioritas, kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Targetnya adalah menyelesaikan masalah stunting dalam waktu satu bulan di daerah seperti Papua Pegunungan dan Nusa Tenggara Timur.
Selain itu, pemerintah berharap data 63 juta penerima manfaat akan diupdate dan sasaran penerima MBG akan disesuaikan dalam waktu satu bulan.
Oleh karena itu, gambar kartu “ATM MBG Anak Indonesia” yang menunjukkan bahwa pemerintah memiliki kebijakan untuk memberikan dana MBG secara langsung kepada setiap anak adalah hoaks. Selain itu, gambar tersebut jelas merupakan produk dari manipulasi atau generasi AI.
Baca Juga : Siswa Tidak Boleh Membawa MBG Kerumah Karna Tidak Bisa Dikonsumsi Lebih Dari 4 Jam
( Red )
