Jakarta, Intra62.com – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bengkulu (UNIB) bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Bengkulu untuk memberikan pendidikan lanjutan untuk meningkatkan sumber daya manusia di bidang kependudukan.
Di Bengkulu, Kamis, Dekan FISIP UNIB Prof Sugeng Suharto menyatakan, “Kami mengapresiasi kepercayaan BKKBN Provinsi Bengkulu kepada FISIP UNIB. Kerja sama ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menyiapkan SDM aparatur yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, sehingga hasil pendidikan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.”
Sugeng Suharto menjelaskan bahwa tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan sumber daya manusia dengan memberikan akses pendidikan lanjutan pada Program Pascasarjana (S2) Magister Kesejahteraan Sosial FISIP UNIB.
Menurutnya, kolaborasi ini sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak, yang berarti bahwa perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan penelitian, tetapi juga memiliki pengaruh nyata dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Prof Sugeng menjelaskan bahwa penguatan sumber daya manusia aparatur sangat penting untuk mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dengan masalah kependudukan dan pembangunan keluarga yang semakin kompleks di wilayah tersebut.
Akibatnya, dia menyatakan bahwa aparatur harus memiliki kemampuan analisis dan pemahaman kebijakan yang memadai, sesuai dengan bidang kompetensi yang dibutuhkan.
Zamhari, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, menyatakan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan kolaborasi ini. Ia menganggap bekerja sama dengan UNIB sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas karyawan BKKBN, khususnya dalam menangani masalah kependudukan dan pembangunan keluarga di daerah.
“Pembukaan kelas kerja sama ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kompetensi pegawai BKKBN. Melalui pendidikan lanjutan, kami berharap para pegawai memiliki kemampuan analisis dan kebijakan yang lebih baik dalam menjalankan program kependudukan, dan kerja sama ini akan terus kami kembangkan ke depan.”
Baca Juga : Basarnas Bengkulu Kirimkan 15 Anggota Staf Untuk Membantu Operasi SAR Sumbar.
(Red).
