• Wed. May 27th, 2026

Ratusan Rumah di Cakung Timur Jaktim Terendam Oleh Luapan Kali.

ByBunga Lestari

Jan 29, 2026

Jakarta, Intra62.com –

Akibat luapan Kali Cakung pada Kamis pagi, ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir.

“Di sini sudah lebih dari dua kali kebanjiran setiap hujan deras yang cukup lama, pasti banjir,” kata Dewi (38), penduduk Cakung di Jakarta Timur, Kamis.

Ada laporan bahwa ketinggian air dapat mencapai hingga satu meter di beberapa lokasi. Sejak pagi, pemukiman penduduk tersebut telah dilanda banjir.

Meskipun air terus naik dan merendam lantai, sejumlah penduduk memilih untuk tetap di dalam.

Menurut Dewi, penyebab utama banjir adalah hujan yang intens dan berlangsung lama yang mengguyur sebagian wilayah Ibu Kota Jakarta dari Kamis dini hari hingga pagi hari.

Debit air Kali Cakung meningkat karena curah hujan, yang akhirnya meluap ke daerah permukiman yang padat.

Dewi berkata, “Kalau hujan deras, waktunya juga lama, jadi air di Kali Cakung meningkat.”

Ada ratusan rumah yang terendam air cokelat. Sementara aktivitas masyarakat terganggu, kendaraan roda dua dan roda empat sulit melintasi beberapa jalan di daerah tersebut.

Warga terus mengamati tingkat air dan berharap banjir segera surut. Belum ada laporan pengungsian atau korban akibat banjir sampai saat ini.

Sebuah laporan sebelumnya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan bahwa 17 rukun tetangga (RT) di wilayah Jakarta Timur (Jaktim) dan Jakarta Barat (Jakbar) terendam banjir dengan ketinggian air antara 30 sentimeter (cm) dan 1,5 meter.

Di Jakarta, Kamis, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Mohamad Yohan menyatakan, “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.”

Menurut dia, hujan lebat yang mengguyur Jakarta dan daerah sekitarnya pada Rabu (28/1), menyebabkan banjir yang merendam banyak perumahan warga di kedua daerah tersebut. Hal ini menyebabkan air di Bendung Katulampa meningkat menjadi Waspada/Siaga 3.

Kemudian, Yohan mengatakan bahwa beberapa pos pantau melihat lebih banyak air mengalir. Ini menyebabkan Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan meluap, yang mengakibatkan banjir di 17 RT.

Dia menyatakan bahwa ketinggian air yang masuk ke pemukiman penduduk rata-rata 1,3-1,5 meter di Jakarta Timur dan 30 cm di Jakarta Barat.

Yohan berkata, “Penyebab curah hujan tinggi dan luapan Sungai Ciliwung serta Kali Pesanggrahan.”

Baca Juga : Setelah Banjir, Sampah Di Jalan Inspeksi Kali Mookevart Mencapai 187 Ton.

Baca Juga : Saat Banjir Mulai Surut, Kendaraan Dapat Melintasi Daan Mogot.

(Red).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/