Jakarta, Intra62.com – Di SMKN 45 Jakarta, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Selasa, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi mengingatkan siswa tentang bahaya Risiko Tawuran.
Dalam kegiatan Police Goes To School di SMKN 45 Jakarta, Selasa, Twedi menyatakan, “Pelajar itu fokus dalam belajar sebagai bekal masa depan. Jauhi tawuran, bullying, narkoba, maupun bentuk kenakalan lainnya yang dapat merusak masa depan.”
Dia menyatakan bahwa risiko tawuran pelajar dapat menyebabkan konflik dan konsekuensi hukum.
Twedi menyatakan, “Terutama jika melibatkan senjata tajam dan menyebabkan korban luka atau meninggal dunia.”
Dia juga meminta siswa dan guru untuk segera melapor ke polisi jika menemukan tindak tawuran atau kenakalan remaja lainnya.
Twedi mengatakan, “Pelajar adalah harapan negara, jadi fokuslah belajar dan jauhi segala bentuk pelanggaran. Jika menghadapi masalah, jangan ragu menghubungi polisi atau kantor polisi terdekat.”
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo sebelumnya menyatakan bahwa jumlah kasus tawuran di Jakarta telah menurun.
Namun, dia tidak memberikan penjelasan yang rinci tentang berapa persentase kasus tawuran yang berkurang.
Dia juga menyatakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan kepolisian telah menerapkan pendekatan yang humanis di berbagai wilayah Jakarta untuk mengurangi jumlah tawuran dan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama untuk remaja.
Baca Juga : Wakapolri Memberikan Bantuan Alkes Kepada Pengemudi Mobil Di Lampung.
(Red).
