• Fri. Oct 9th, 2026

Danantara: Perselisihan Bisnis Menghalangi Merger Pelni-Pelindo

ByLia Uyee

Oct 9, 2026

Jakarta, Intra62.com – Menurut Danantara, Chief Operating Officer (COO) dan Dony Oskaria, Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN, penggabungan (merger) antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mungkin tidak dapat dilakukan karena karakteristik bisnis yang berbeda.

“Kita juga harus mempertimbangkan bisnis model masing-masing (perusahaan), tidak bisa karena mereka (bergerak di) laut, terus, ya, tidak bisa kita satukan, karena masing-masing sudah memiliki industri terbaik praktiknya, kan?” kata Dony di Jakarta, Kamis.

Selain itu, ia menyatakan bahwa bisnis maritim dan perairan memiliki fokus industri yang sangat berbeda.

Dony menyatakan bahwa Pelindo berkonsentrasi pada industri pelabuhan, sementara Pelni berkonsentrasi pada industri pelayaran.

Dia mengatakan, “Pelindo adalah industri pelabuhan. Yang satu lagi (Pelni) adalah industri pelayaran, jadi tidak bisa (merger), tidak ketemu dia. Ya, walaupun keduanya berada di laut, bukan berarti mereka akan dimerger.”

“Ya, pasti tidak digabungkan (antara Pelni dan Pelindo), karena memang keduanya adalah perusahaan yang berbeda. Dony tegas, “Saya tidak pernah bilang Pelni dan Pelindo akan digabungkan. Satu adalah pelabuhan, yang lain adalah transportasi.”

Dony mengatakan, “Nah itu mungkin bisa, tetapi kita melihat juga apa unik-nya, dan semuanya kan dipertimbangkan dengan baik-baik, (perusahaan dengan industri) yang sama dulu yang kita lakukan merger.”

Misalkan (perusahaan) asuransi merger dengan (perusahaan) manajemen aset dan (perusahaan) industri. Ini pasti sama.

Baca Juga : PAM JAYA Mendapatkan Skor GCG 87,099 Dengan Predikat Yang Sangat Baik

( Red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/