Jakarta , Intra62.com . Polisi : Mutasi 88 pati dan pamen adalah percepatan yang diperlukan. Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu, percepatan diperlukan oleh Polri. Yaitu dalam tubuh organisasi yang terdiri dari 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen).
Dia menyatakan bahwa percepatan dilakukan untuk memenuhi perubahan yang dibutuhkan masyarakat. Dia menyatakan bahwa pergantian pejabat merupakan proses rotasi dan memberi organisasi energi dan regenerasi.
Usai pelantikan sejumlah pejabat utama dan kapolda di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu malam. Trunoyudo menyatakan, “Percepatan-percepatan dalam dinamika ini sangat dibutuhkan untuk beradaptasi untuk dinamika organisasi.”
Kadiv Humas juga menyatakan bahwa para pejabat yang baru dilantik telah menerima instruksi dari Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto . Bahwa posisi tersebut merupakan amanah yang harus dijaga dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Dia juga menyatakan bahwa Kapolri meminta seluruh pejabat baru untuk segera beradaptasi dengan tugas. Melanjutkan program, menjaga soliditas organisasi, dan memberikan pelayanan kepolisian terbaik kepada masyarakat.
Humas menyatakan bahwa dengan tagline “Polri Bersama Masyarakat”, Kapolri berkomitmen kepada seluruh masyarakat dalam menghadapi dinamika dan tuntutan masyarakat.
Sebelum ini, sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi. Dan rotasi 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen).
Mutasi tersebut diumumkan pada 2 Oktober 2026 dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026, yang mencakup beberapa jabatan strategis dari Mabes Polri hingga kewilayahan.
Baca juga : Ketua DPR: Pelantikan Suyudi Sebagai Kapolri Dilakukan Pada Kamis Siang
( Anisa-red )
