Jakarta, Intra62.com – BPJS Kesehatan menyatakan bahwa SATUSEHAT Rekam Medis Elektronik (RME) meningkatkan pembiayaan berbasis nilai, sehingga pihaknya menyambut baik peluncuran ekosistem tersebut. Mereka juga mendukung integrasi RME dengan Mobile JKN untuk mempercepat proses klaim.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menyatakan bahwa ini mendukung proses pelayanan kesehatan yang berkualitas, sehingga pasien tidak perlu menjalani pemeriksaan berulang, sehingga diagnosis dapat ditentukan segera, dan yang paling penting, proses pembiayaan rumah sakit kepada BPJS menjadi lebih mudah.
Dia menyatakan dalam peluncuran SATUSEHAT RME di Jakarta, Selasa, bahwa kerja sama saat ini mencakup 3.200 rumah sakit dan 23 ribu klinik.
Menurutnya, proses administrasi klaim selama ini sering menghadapi masalah teknis. Contohnya adalah dokumen klaim yang dikirimkan oleh fasilitas kesehatan terkadang masih dalam format PDF.
Selanjutnya, kami memiliki alat yang dapat membaca PDF dan memasukkannya ke dalam sistem financing platform kami. Dia mengatakan, “Kami segera memutuskan untuk bergabung dengan Satu Sehat setelah peluncuran RME ini, agar BPJS dapat membacanya selama proses klaim.”
Dia menyatakan bahwa SATUSEHAT RME memiliki kemampuan untuk memberikan gambaran alur klinis (clinical pathway), di mana informasi tentang durasi perawatan pasien, hasil perawatan, keterlibatan tenaga medis, dan sumber pembiayaan dapat disajikan.
Baca Juga : BKSDA Kalbar: Asap Karhutla Menyebabkan Orang Utan Jantan Lemas
(Red)
