• Tue. Jun 2nd, 2026

Uni Eropa : Pertimbangkan sanksi terhadap pejabat Israel terkait GSF

ByAF

Jun 2, 2026
Uni Eropa : Pertimbangkan sanksi terhadap pejabat Israel terkait GSF.

Jakarta, Intra62.com .  Uni Eropa : Pertimbangkan sanksi terhadap pejabat Israel terkait GSF. Setelah penahanan aktivis armada pro-Palestina Global Sumud, Uni Eropa akan mempertimbangkan pemberian sanksi terhadap beberapa pejabat tinggi Israel. Menurut Politico, berdasarkan draft dokumen akhir untuk KTT Uni Eropa yang dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 19 Juni.

Laporan tersebut menyatakan bahwa pada Rabu, para duta besar negara-negara anggota Uni Eropa akan berbicara . Yaitu tentang penerapan pembatasan terhadap anggota senior pemerintahan Israel untuk pertama kalinya.

“Dewan Eropa mengecam perlakuan buruk terhadap para tahanan setelah pencegatan Armada Global Sumud (GSF) di perairan internasional,” bunyi draft dokumen, sebagaimana dikutip Politico.

Selain itu, dokumen tersebut menyatakan bahwa “mengundang Dewan Uni Eropa untuk melanjutkan pembahasan mengenai langkah-langkah pembatasan terhadap para menteri ekstremis yang menghasut dan mendorong terjadinya pelanggaran hak asasi manusia semacam itu.”

Seorang pejabat UE yang tidak ingin disebutkan namanya memberi tahu Politico bahwa keputusan akhir akan dibuat setelah seluruh negara anggota menyampaikan pendapat mereka.

Pejabat tersebut, sebagaimana dikutip Politico, mengatakan, “Kami harus mendengarkan posisi semua pihak sebelum mencapai kesepakatan akhir.”

Selain itu, laporan tersebut menyatakan bahwa Republik Ceko menolak rencana sanksi kepada Israel.

Sebelum ini, Kepala Otoritas Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir merilis sebuah video di mana pasukan keamanan Israel memaksa para aktivis armada Global Sumud yang ditahan untuk berlutut.  Dan menundukkan wajah ke lantai, dan mengikat mereka.

Dalam video tersebut, Ben-Gvir muncul sendiri dan mengucapkan pernyataan yang dianggap provokatif terhadap para aktivis.

Pihak armada Global Sumud kemudian menyatakan bahwa sekitar 30 aktivisnya patah tulang. Mereka juga menuduh pasukan Israel melakukan pelecehan terhadap mereka.

Solidaritas Global

Konvoi kemanusiaan Global Sumud Flotilla, yang terdiri dari puluhan kapal sipil dari berbagai negara, bertujuan untuk menembus blokade laut Israel untuk menyalurkan bantuan ke Jalur Gaza, Palestina.

Ratusan relawan dari berbagai komunitas, termasuk aktivis lingkungan, jurnalis, tenaga medis, dan politisi internasional, mengikuti gerakan itu. Makanan berprotein tinggi, air bersih, susu, dan pasokan medis penting diangkut melalui kapal mereka.

Misi GSF menunjukkan solidaritas global dan upaya damai untuk menuntut penghentian blokade dan krisis kemanusiaan di Jalur Gaza. Namun, misi ini sering menghadapi hambatan, seperti militer Israel mencegat di perairan internasional, yang mengakibatkan penahanan aktivis.

Baca juga : Rapat BPUPel, Prabowo diminta DPR untuk Meminta Perlindungan Warga Palestina.

( Anisa-red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/