Bekasi, Intra62.com – Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar berpendapat bahwa negara maju adalah negara yang mampu menyejahterakan seluruh rakyatnya.
Hal tersebut disampaikan pria yang kerap disapa Cak Imin itu di hadapan ratusan ibu Majelis Taklim se-Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
“Negara maju itu bukan mentereng yang gagah-gagahan, bukan. Negara maju itu yang rakyatnya dompetnya terisi, seluruh kebutuhannya murah, tabungannya ada,” ucap Cak Imin dalam acara silaturahim Majelis Taklim se-Kabupaten Bekasi di Gedung Guru, Bekasi, Senin (18/12/2023).

Cak Imin lalu menyinggung perekonomian warga Bekasi yang masih terbilang sulit. Sedangkan, tidak sedikit bangunan pusat perbelanjaan di wilayah ini.
“Jangan kayak orang Bekasi, di sini malnya banyak megah-megah, tapi cuma lihat sambil muter. Jalan-jalan ke mal muter saja, terus anaknya bilang, ‘Cuma lihat-lihat dong, Bu?’ Lah iya, orang dompetnya kempis,” ucap Cak Imin berkelakar.
Ketua umun Partai PKB ini pun menilai, jika mau Indonesia jadi negara maju maka harus terlebih dulu menyejahterakan rakyat-rakyatnya.
Muhaimin menjelaskan, hal ini bisa terjadi apabila kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah pusat adalah memastikan rakyatnya tidak terbebani oleh biaya hidup, salah satu yang terpenting adalah akses kesehatan bagi masyarakat.
Ia pun menyinggung instansi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) yang kerap masih memberatkan masyarakat.
Baca juga:
- Sekjend DPP AWDI Balham Wadja SH Cermati Demo Kades Sebatas Retorika Politik
- Balham Wadja SH sampaikan DPP AWDI Punya Jargon Baru di Tahun Politik, apa itu?
“Tugas pemerintah adalah memberi sarana agar rakyat punya pekerjaan yang positif dompet pun berisi. Gimana caranya punya tabungan? Kesehatan harus murah semurah-murahnya,” terang Cak Imin.
“BPJS dievaluasi supaya tidak sewenang-wenang dan antre, bahkan kalau perlu sebaik-baiknya pelayanan, jadi biaya murah,” tambahnya. (red)
